Skip to content

🚀 Laravel Artisan Cheatsheet

php artisan adalah Command Line Interface (CLI) bawaan Laravel yang akan menjadi sahabat terbaikmu selama development. Berikut adalah daftar perintah yang akan paling sering kamu gunakan!

🌟 1. Perintah Dasar (Wajib Tahu)

Perintah ini digunakan untuk operasional dasar aplikasi Laravel-mu.

PerintahDeskripsi
php artisan serveMenjalankan development server lokal (biasanya di localhost:8000).
php artisan listMenampilkan daftar SEMUA perintah artisan yang tersedia.
php artisan help [perintah]Menampilkan panduan/bantuan untuk perintah tertentu (contoh: php artisan help make:controller).
php artisan key:generateMembuat APP_KEY baru di file .env. (Wajib dijalankan pertama kali setelah clone project dari GitHub).
php artisan storage:linkMembuat symlink folder storage ke public. (Dibutuhkan jika kamu ingin menampilkan gambar/file yang di-upload oleh user).

🏗️ 2. Generator (Make Commands)

Jangan buat file manual! Gunakan perintah make agar Laravel membuatkan boilerplate (struktur kode dasar) secara otomatis sesuai standar.

PerintahDeskripsi
php artisan make:controller NamaControllerMembuat file controller kosong.
php artisan make:controller NamaController -rMembuat controller lengkap dengan fungsi CRUD dasar (index, create, store, dll).
php artisan make:controller NamaControllerMembuat Controller.
php artisan make:controller NamaController --apiMembuat Controller dengan template API.
php artisan make:controller NamaController --model=NamaModelMembuat Controller dengan membuat Model sekaligus(jika model sudah ada model akan hanya "dikaitkan").
php artisan make:controller NamaController --model=NamaModel --resourceMembuat Controller dengan template method.
php artisan make:model NamaModelMembuat file Model. (Tips: Nama model gunakan bahasa Inggris dan Singular/Tunggal).
php artisan make:model NamaModel -mMembuat Model sekaligus file Migration-nya. (Sangat disarankan!).
php artisan make:model NamaModel -mcrCombo Maut! Membuat Model, Migration, dan controller Resource sekaligus.
php artisan make:migration create_nama_tabel_tableMembuat file migration baru untuk membuat tabel di database.
php artisan make:seeder NamaSeederMembuat file seeder untuk mengisi data awal.

Lebih lengkapnya bisa lihat di

🗄️ 3. Database & Migrations

Perintah untuk mengatur skema database kamu lewat code.

PerintahDeskripsi
php artisan migrateMenjalankan semua file migration yang belum dieksekusi (membuat tabel di DB).
php artisan migrate:rollbackMembatalkan/mundur dari proses migrasi yang paling terakhir dilakukan.
php artisan migrate:freshHATI-HATI! Menghapus (drop) semua tabel yang ada, lalu menjalankan ulang semua migration dari awal.
php artisan db:seedMenjalankan file DatabaseSeeder untuk mengisi dummy data.
php artisan migrate:fresh --seedMenghapus semua tabel, migrasi ulang, lalu langsung mengisi data dari seeder. (Sangat berguna saat fase development!).

🛣️ 4. Routing

Saat rute/URL aplikasi tidak bisa diakses, periksa lewat perintah ini.

PerintahDeskripsi
php artisan route:listMenampilkan tabel berisi semua URL/Route yang terdaftar di aplikasi beserta Method dan Controller-nya.
php artisan route:clearMenghapus cache pada route. (Gunakan jika kamu baru saja menambahkan route baru tapi memunculkan error 404).

🛠️ 5. Troubleshooting & Clear Cache ("Obat Sakit Kepala")

Pro-Tip: Jika kodemu dirasa sudah 100% benar tapi Laravel masih memunculkan error yang aneh, atau perubahan kodemu (seperti di .env atau view) tidak muncul di browser, jalankan perintah ini!

PerintahDeskripsi
php artisan optimize:clearSapu Jagat! Menghapus semua cache sekaligus (view, route, config, dan cache aplikasi).
php artisan config:clearMenghapus cache konfigurasi. (Wajib setelah mengubah isi file .env).
php artisan view:clearMenghapus cache tampilan blade.

💻 6. Interaksi Database Cepat (Tinker)

Tinker memungkinkanmu berinteraksi langsung dengan aplikasi dan databasemu lewat terminal tanpa harus membuat route/controller.

PerintahDeskripsi
php artisan tinkerMembuka REPL (Read-Eval-Print Loop). Kamu bisa mengetikkan kode PHP/Laravel di sini (contoh: User::all()) untuk melihat data.